Mau Bikin Visa Jepang, Ketahui Dulu Dokumen yang Dibutuhkan

Kamu mungkin sering mendengar bahwa Jepang memberikan bebas visa bagi Warga Negara Indonesia. Hal tersebut tidak salah, tetapi hanya berlaku bagi kamu yang memiliki paspor elektronik saja. Bebas visa di sini juga bukan berarti benar-benar tidak perlu mengurus visa sama sekali, karena kamu tetap harus melakukan registrasi ke kedutaan besar Jepang dengan mengisi formulir dan membawa paspor elektronik milikmu. Namun, prosedurnya akan jauh lebih sederhana dibandingkan dengan pemegang paspor biasa.

Lalu, bagaimana ya jika kamu sudah terlanjur memiliki paspor biasa? Apa perlu mengganti ke paspor elektronik untuk pergi ke Jepang?

Tenang, kamu tetap bisa kok membuat visa untuk ke negara sakura tersebut. Hanya saja, cara membuat visa Jepang bagi pemegang paspor biasa akan lebih rumit dan membutuhkan lebih banyak dokumen pendukung. Apa sajakah itu? Berikut ini dokumen yang perlu kamu persiapkan:

  1. Formulir pengajuan visa Jepang
  2. Paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan
  3. Fotokopi KTP Elektronik
  4. Pas Foto terbaru dengan ukuran 4,5cm x 4,5cm
  5. Rencana perjalanan atau itinerary
  6. Bukti pembelian tiket pesawat pulang pergi
  7. Rekening koran tabungan selama 3 bulan terakhir
  8. Surat keterangan kerja (jika sudah bekerja)

Semua dokumen tersebut harus tersedia dan sesuai dengan persyaratan yang telah diberikan supaya proses pengajuan visa Jepangmu dapat berjalan dengan lancar. Nah, salah satu dokumen penting yang perlu diperhatikan adalah rekening koran tabungan serta surat keterangan kerja. Kedua dokumen tersebut akan menjadi dasar analisis bagi Kedubes Jepang untuk memastikan bahwa kamu akan kembali ke Indonesia serta memiliki keuangan yang cukup selama berada di sana.

Untuk rekening koran tabungan, disarankan memiliki setidaknya Rp20.000.000 sebagai persiapan keuangan saat wisata ke sana. Hitungan tersebut berlaku untuk satu orang saja. Nominal tabungan tersebut juga disarankan bukan berasal dari kiriman uang dalam satu kali transaksi. Misalnya, kamu tiba-tiba mentransfer uang ke rekeningmu hanya beberapa hari sebelum mencetak rekening koran. Hal ini justru akan membuat orang yang melihat merasa kurang yakin dengan kondisi keuanganmu.

Lalu, bagaimana jika kamu atau ada anggota keluargamu yang ikut perjalanan dan belum bekerja?

Maka sebagai dokumen finansialnya akan diperlukan rekening koran dari orang yang bersangkutan maupun sponsor seperti orang tua maupun pasangan. Pihak tersebut akan menjadi penjamin bahwa selama berwisata, orang yang bersangkutan tidak akan mengalami masalah keuangan dan akan kembali ke Indonesia saat waktunya tiba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *